Taman Bunga Nusantara

Taman Bunga Nusantara yang beralamat di Jalan Mariwati KM 7 Desa Kawungluwuk Kecamatan Sukaresmi ( Cipanas ) Cianjur, Jawa Barat merupakan Taman Wisata yang memiliki banyak sekali  varietas tumbuhan berbunga yang didatangkan dari seluruh benua  baik Asia, Afrika, Eropa, Amerika juga Australia. Taman Bunga  Nusantara adalah taman display bunga yang pertama ada di Indonesia, di taman ini terdapat lahan display bedding plant  yang  memiliki luas sekitar 50.000 meter persegi.

Taman Bunga Nusantara berdiri pada tahun 1992 yang diprakarsai oleh Ibu Dani Bustanil Arifin dimana beliau pada waktu itu adalah selaku Ketua Umum Yayasan Bunga Nusantara, adapun tujuan didirikannya taman bunga ini adalah menciptakan Taman Bunga Nusantara  ini menjadi  aset wisata  yang berbasis wisata agro nasional yang berskala internasional. Taman Bunga Nusantara mulai diremikan  pada tanggal 10 September 1995 oleh Preiden Soeharto.

Video Taman Bunga Nusantara

Video bagian 1

Video bagian 2
Video bagian 3

Pada saat ulang tahun yang pertama 10 September 1996 dibuka wahana baru yang merupakan taman bermain yaitu Alam Imajinasi yang diremikan oleh Ibu Try Sutrisno. Taman bermain yang memiliki luas sekitar tujuh hektar ini berada dibelakang areal  taman bunga dan memilki berbagai jenis permainan seperti  ATV, UTV, go-carts, bom bom boat  dan kereta api uap dengan model yang sangat kuno ,E-Bike, Plembungan dan bola air, Sundullangit dan Karoel. Taman ini bukan hanya banyak dikunjungi anak-anak tapi juga orang dewasa pun tak mau ketinggalan.

Sampai dengan tahun 2010 saja Taman Bunga Nusantara sudah dikunjungi hamper 6 Juta orang, dimana pengunjung didominasi oleh wisatawan lokal sebanyak 96 persen,wisatawan dari timur tengah 2 persen, asia 1 persen dan wisatawan dari Eropa dan Amerika sekitar 1 persen.

Taman Air

Taman-Air

Di Taman Air ini terdapat teratai raksasa (Victoria Amazonica ) tanaman ini berasal dari Amerika Selatan, daun tanaman ini bentuknya seperti nampan sehingga mudah sekali dikenali adapun bunga dari teratai raksasa ini hanya muncul pada pagi hari atau pada saat menjelang petang. Di Taman ini juga terdapat tanaman Giant Arum (Typonodorum Lindleyanum) tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan bentuknya mirip Seperti pohon pisang.

Taman Mawar

Taman Mawar memiliki ciri khas perpaduan bentuk dan warna, keindahan di taman ini tampak dari warna-warni berbagai jeni bunga mawar, seperti jenis Hybrid Tea Roses yang berasal dari Amerika dan Australia. Keunikan dari taman ini juga adanya berbagai jeni mawar dimana namanya diambil dari orang-orang terkenal seperti Dolly parton, Bing Crosby, John F. Kennedy, disco, White Lightening, dan lain-lain.

Taman Perancis

Taman-Perancis

Taman Perancis mengambil desain pada masa Renaissance yang didominasi bentuk-bentuk geometris, taman dibingkai dengan warna-warni  bunga Perdu Taiwan   Beauty yang dipangkas rapi atau yang disebut parterre sulaman di atas tanah. Untuk melihat bentuk-bentuk geometri Taman Perancis anda bia melihatnya dari atas menara pandang.

Taman Rahasia (Labirynth)

labirin

Konsep  Taman Labyrinth ini sudah ada sejak berabad-abad lalu, adapun taman labirin yang ada di Taman Bunga Nusantara ini menampilkan pola Renaissance yang mengedepankan makna keberhasilan Theseus merebut Adriane yaitu  sebuah legenda Theseus yang sedang mencari Putri Adreane yang diculik oleh Monster Minotaur disuatu tempat dengan jalan tak berujung. Setelah selesai mengitari luasnya labirin ini ditampilkan tatanan taman dan tanaman yang sangat indah di tengahnya sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pengunjung.

Taman Bali

Taman-Bali

Taman Bali ini menampilkan keunikan dari pulau Dewata yang berupa bangunan seperti Candi Bentar, atau Gapura Pintu Masuk, Bale Bengong, dan Bale Kul Kul, patung. Taman Bali didominai oleh tanaman seperti  bunga kamboja, bunga sepatu, aneka helikonia, serta tanaman tropis yang memilki daun indah yang lain.

 Taman Mediterania

Taman-mediterania

Taman Mediterania adalah taman yang didesain seperti daerah gurun yang ada di kawasan Mediterania, di taman ini tumbuh tanaman – tanaman kaktus seperti  Notocactus magnificus, Cephalocereus senilis, Opuntia rufida, serta Cereus hexagonus yang terdapat di dalam rumah khas Mediterania yang beratap kaca sehingga memungkinkan jenis-jenis kaktus tersebut akan tumbuh kembang seperti di daerah asalnya.

Taman Palem

Taman-Palem

Taman Palem ini memiliki lebih dari 100 varietas  jeni palem dari berbagai tempat di dunia, seperti  palem yang memilki keunikan khusus yaitu Palem Kipas Meksiko  (Washingtonia robusta ) yang berasal dari Meksiko, Screw Pine ( Pandanus utilis ) dari Madagascar, Palem Alexandra ( Archontophoenix alexandrae) dari Queensland-Australia, Cuban Royal Palm ( Roystonea regia ) berasal dari Kuba, Palem Botol ( Hyphorbe leganicaulis), Palem Jelly ( Butia capitata), Palem Phoenix ( Phoenix roebelinii).

Taman Gaya Jepang

Taman-Jepang

Ketika anda memasuki taman gaya Jepang ini anda akan menemukan unsur – unsur utama taman Jepang, yaitu  batu-batuan, kayu, kesederhanaan desain, kolam, gerakan air, dan kesunyian.

Rumah Kaca

Rumah kaca yang berada di  Taman Bunga Nusantara ini menampilkan bentuk Rumah Kaca yang merupakan hasil karya seni tinggi, dimana kelembaban, sistim pengaturan suhu, dan juga intesitas cahaya telah menjadi satu paket,dimana sistem tersebut bisa  digerakan baik manual maupun secara otomatis sesuai keperluan. Bunga yang mengisi rumah kaca ini memilki luas 2.000 meter persegi  dan memilki 3.000 panel kaca, yaitu bunga-bunga yang tidak bisa bertoleransi dengan iklim yang ekstrem seperti derasnya air hujan dan teriknya sinar matahari.

Tiket masuk Taman Bunga Nusantara Mei 2015 :

Tiket Masuk (usia 4 tahun ke atas) : Rp 30.000,-
Tiket Dotto Trains Rp   40.000,-
Tiket Garden Tram Rp 40.000,-
Parkir Motor : Rp 5.000,-
Parkir Mobil : Rp 10.000,-
Parkir Minibus : Rp 15.000,-
Parkir Bus : Rp 20.000,-
Tiket Wira Wiri Rp 5.000,-
Tiket Rumah Kaca Rp 2.000,-
 Peta Maze Garden Rp 1.000,-

Untuk informasi selengkapnya silahkan kunjungi web resmi Taman Bunga Nusantara www.tamanbunga-nusantara.com

Leave a Reply